
MINIATUR MOBIL CANTER Sidosermo
Jika pembaca berpikir bahwa kendaraan roda empat listrik yakni inovasi digital terkini, anda keliru. Perkembangan teknologi kendaraan roda empat listrik sedianya telah dimulai sejak abad ke 19. Ini dibuktikan dgn diperkenalkannya nomor satu kali prototype kendaraan listrik nomor satu yg dirancang pada thn 18Tiga Puluh oleh Robert Anderson seorang cowo Scotlandia. Akan tetapi pada masa itu kendaraan roda empat listrik ini cukup dilengkapi dgn batere yang nggak dpt diisi ulang (non rechargeable). Barulah pd thn 1859 Gaston Planté warga Perancis mendapatkan batere yg dapat diisi ulang, yg mana inovasi ini amat mempengaruhi evolusi kendaraan listrik setelahnya.
Pada thn 1881 setidaknya ada 3 kemajuan substansial dlm perkembangan tekno mobil listrik.
3 Penemu perancis Camille Faure, Charles Jeantaud & Nicholas Raffard menciptakan kendaraan roda empat listrik yang solid yg dilengkapi dgn batree yang mampu menyimpan listrik.
Goustave Trouvé, seorang penemu perancis menghadirkan kepada dunia sains pd masa itu motor listrik ciptaannya. a pun mengerjakan uji coba mesin ciptaannya dgn mengaplikasikan pada sepeda & juga perahu sehabis itu barulah pd 31 hari November 1818 pd acara l‘Exposition Internationale d’Électricité de Paris alias pameran elektronik internasional yang diadakan di Paris, Goustave memberitahukan mesin listriknya yang diaplikasikan pada mobil.
MINIATUR MOBIL CANTER Sidosermo
Sebagian bulanan berikutnya dua Insinyur Inggris, William Ayrton & John Perry memublikasikan kendaraan tiga roda elektrik ciptaan mereka yg mana menggunakan motor listrik yg ditempelkan pd roda belakang bagian kanan beserta dilengkapi dengan 12 buah baterai. Dgn motor listriknya itu, ‘kursi roda elektrik’ ini sanggup melaju sampai 15 km/jam dgn jarak tempuh berkisar 40 kilometer.
Berkat tdk semua penemuan berpengaruh itulah akhirnya kendaraan roda 4 listrik perlahan-lahan berubah komoditas industri yg mulai menjadi lokasi dari aktivitas ekonomi wkt itu. Pada tahun 1884 Thomas Parker Penemu berkebangsaan Inggris menghasilkan kendaraan roda 4 listrik pabrikan bakal pertama kalinya. Ia sebenarnya adalah insinyur yang berkarya pd perseroan Elwell-Parker Ltd, perseroan yang menciptakan lokomotif dengan bis bertenaga listrik. Kendaraan Roda 4 listrik ciptaannya ini baru dgn cara sah dipasarkan kepada publik pd tahun 1896. Sementara dilain pihak William Morrison warga Amerika juga sudah mempromosikan kendaraan roda empat ciptaannya pd tahun 1891.
Selain itu seorang penemu Perancis, Charles Jeantaud membuat kendaraan roda 4 listrik ciptaannya pada tahun 1906, yang mana bisa melaju sampai 63 km/jam sekalian memecahkan rekor sebagai mobil listrik tercepat saat itu.
MINIATUR MOBIL CANTER Sidosermo

Zaman Keemasan Kendaraan Roda Empat Listrik
Pd tahun1897 penggunaan kendaraan listrik mulai merambah ke angkutan publik sebagaimana taksi di New York. Selain itu juga Kantor Pos di Perancis pd tahun 1901 mulai menggunakan mobil listrik selaku angkutan pengiriman barangnya. Mobilnya independen diproduksi oleh oleh perseroan Levallois-Perret serta kendaraan roda 4 tersebut mempunyai kemampuan jelajah sejauh 50 km dengan kecepatan setinggi-tingginya lima belas km/jam dengan daya angkut 1,5 ton!
Di dunia balapan mobil, pada tahun 1899 kendaraan roda empat listrik asal belgia yang bernama ‘jamais contente’ dgn kata lain yg bermakna ‘tidak sempat puas’ sukses memecahkan rekor kecepatan 100 km/jam! sampai-sampai melewati pesaingnya yg berpenggerak mesin bakar. Kendaraan listrik Belgia ini dilengkapi ban merk michelin serta batere yang mempunyai berat setengah dari berat mobilnya sorangan ialah seberat 750kg.
Sehabis melalui perkembangan pesat, perkembangan kendaraan roda empat listrik akhirnya mendapatkan kemunduran sebab dilain sisi perkembangan globalisasi mesin bakar terus berkembang hingga puncaknya pada tahun 1908 mobil Ford T pertama kali diluncurkan.
MINIATUR MOBIL CANTER Sidosermo
Wkt Kemunduran Mobil Listrik
Dgn peluncuran kendaraan roda 4 bakar nomor satu ini, adalah cikal bakal industri kendaraan roda empat modern saat ini serta sekaligus mempengaruhi industri kendaraan pada saat itu. Ditambah dengan masih murahnya nilai berbahan dasar bakar serta uang produksi kendaraan roda 4 bahan bakar hingga 2 kali extra ekonomis dibandingkan kendaraan roda empat listrik menjadikan kendaraan roda 4 listrik lama kelamaan tidak populer.
